Mari Kita Pugar Kembali

Mari!

Jejak Langkah

Kalau kita melewati Jalan Raya Kramat, kita akan menemui gapura bergambar Bung Karno dan Bung Hatta dengan tulisan nan gagah berani, “Pancasila Rumah Kita” buah karya Bung Franky Sahilatua. Idealis dan nasionalis, memang.

                Tetapi miriskah kita seandainya sepuluh tahun lagi kita tidak akan menemui anak bangsa yang hafal butir-butir satu sampai lima yang dirumuskan dalam rapat seru selama tiga hari? Akankah mimpi BPUPKI itu akan tetap abadi atau malah tergeser dengan menariknya globalisasi? Cendekia tua telah mati. Negarawan tua telah kembali kepada Sang Khalik. Ilmuwan tua tutup usia dengan penelitian terakhirnya yang membawa kesimpulan bahwa tidak ada apapun di dunia ini yang abadi. Lantas, negara tetap menanti. Menanti mereka—atau mungkin menanti kita.

                Yang muda akan dicari. Indonesia perlu Bung Karno masa kini. Yang kalau pidato mungkin sudah bisa disiarkan langsung ke seluruh penjuru bumi melalui teknologi.  Indonesia butuh Bung Hatta yang agaknya lebih trendi. Tidak lagi pakai sepatu…

View original post 357 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s