Sabtu, 22 Agustus 2015 : Ah!

Ah, /
Tak perlu pujian //
Kata-kata semanis madu selembut beludru tak akan dibawa sampai abadiah //
Tak perlu untaian indah /
Bila semua itu hanya acah //
Rasanya tak pernah diasah /
Rasanya sebatas menjadi penyusun acara /
Yang setiap malam pulang larut hingga begah //

Ah, /
Yang diperlu adalah wadah /
Yang dicari tuk buang kesah /
Yang bikin Bapa bungah /
Yang bawa semua sembah /
Hanya Tuhan Allah //

Teriakan “ubah” seakan hanya desah /
Mungkin memang belum waktunya berubah /
Atau belum layak untuk jadi wadah? //

Ah, /
Kami tidak sumah //

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s