Tentang Hati

Jejak Langkah

Menurut saya, hal yang paling tidak konsisten di antara semua ketidak-konsistenan yang ada di dunia adalah hati manusia. Agaknya, masing-masing hati memiliki standar kebenarannya sendiri, yang tentunya juga berimbas pada gerak langkah tiap insani.

Hati manusia memang tidak konsisten, tidak seragam, dan sungguh bebas sekali. Hati manusia sangat cepat berubah, bahkan kadang tak punya arah. Segala kendaraan punya rem pengendali—tapi hati manusia, siapa yang menjadi juru mudi?

Baru saja keluar kamar dengan sukacita, lalu mendapat telepon dari atasan yang amat disegani, maka berubahlah rasanya menjadi tidak enak hati. Atau, ketika hamba-hamba Tuhan baru selesai berkhotbah dengan hancur hati, menyadari anugerah Tuhan yang melingkupi keterbatasan diri, lantas tiba-tiba dipuji, sekejap timbullah gejolak di dalam hati, bak roket yang melesat tinggi, menghasilkan rasa hangat dan puas di dalam hati, yang jika tidak dikendalikan maka akan berubah menjadi sikap tinggi hati. Contoh lain lagi, dalam relasi. Manusia bisa melihat sekilas…

View original post 286 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s