Story of Silver White Warriors Part One: The Bronze Shield

The Legends of Silver White Warriors

Jauh di negeri para ksatria, tersebutlah seorang penyihir jahat yang bernama Measley.  Dia tinggal di sebuah gubuk kecil bersama cucunya, Molly.   Measley selalu memperingatkan Molly, agar menjauh dari dunia luar.  Akan tetapi, Molly, seorang gadis remaja tersebut selalu berangan untuk melihat dunia luar.  Measley tidak pernah memberitahukan pada Molly, mengapa Molly tak boleh melihat dunia luar, hingga pada suatu hari saat Molly diketahui menyihir barang-barang milik manusia untuk dikenali.   Measley marah sekali, hingga menyebabkan Molly tak pernah bertemu neneknya  kembali……

…Kisah ini berawal dari buku harian seorang gadis remaja  beserta ketiga sahabatnya…

– 400 Tahun Kemudian – 

Part One: The Bronze Shield

Jumat, 30 Oktober 1865

Dear Diary,

Hai! Namaku Andromeda Silvia Measley.  Aku tinggal di hutan Sapphire, bersama kudaku yang cantik, Bree.  Aku dan dia selalu bertukar cerita (walau hanya aku yang bercerita) selama buku ini belum dihadiahkan oleh sahabatku, Don.  Kami berteman sejak kecil, bersama kedua temanku yang lain, Renal dan Jovan.  Kami adalah kesatria dari Yumirume!

By Andromeda

Sabtu, 31 Oktober 1865

Hari ini aku menyantap roti selai madu dan sup iga banteng.  Aku senang, sekali, karena aku akan menikmati malam kesatria besok.  Walaupun tak ada orang disampingku, aku tetap akan menikmati malam tersebut dengan senang hati.  Hari ini, Renal dan Jovan tidak mampir ke rumahku.  Mungkin mereka sedang berkumpul dengan keluarga mereka.  Bree hari ini juga aku ajak berlatih di padang rumput.  Sangat melelahkan!  Pedangku kutaruh di samping baju zirah ayahku.  Besok, aku akan pergi ke kota untuk menyatakan cintaku kepada Don.

By Andromeda

Minggu, 1 November 1865

Hari ini aku akan pergi menemui Renal, Jovan, dan Don.  Kami memang sudah bersahabat sejak kecil.  Dulu, saat orangtuaku masih ada, aku selalu mendengar hiruk-pikuknya kota.  Bertemu Don, Renal, dan Jovan setiap hari, membeli roti di toko Kitch’n Cook, mebantu Pak U memandikan kuda, dan melakukan hal-hal di kota.  Aku masih terbayang, wajah ayah dan ibuku, kedua ksatria terhebat sepanjang sejarah.

Ayahku adalah ksatria perak putih, ksatria yang menyelamatkan kerajaan Yumirume.  Ibuku adalah Putri Yuri.  Aku terlahir sebagai seorang ksatria, sejak umur 9 tahun, walau aku adalah gadis cilik saat itu.  Aku pertama bertemu dengan Jovan, saat pertama kali masuk di pelatihan.  Sedangkan Renal, saat sedang merenung di sungai.  Dia adalah putra dari Raja Dominic IV, raja keempat dari Kerajaan Yumirume, sekaligus saudaraku (Raja Domonic IV adalah kakak dari ayahku).  Sedangkan Don adalah pangeran tampan bagiku, saat pertama kali bertemu pun aku sudah bagaikan di surga.  Wajanya begitu tampan, matanya begitu jernih dengan warna birunya, hidungnya yang mancung, dan pipinya yang lucu membuatku serasa melayang-layang bertemu malaikat!  Aku pertama kali bertemu saat dia saat dia sedang membuat pedang pertamanya.  Kami berempat adalah sahabat, ksatria, dan teman sepelatihan.

Ternyata, cintaku pada Don tak dapat dipungkiri, saat aku bertemu dengan dia siang ini, saat itu juga, aku dilamar!

By Andromeda

Senin, 2 November 1865

Hari ini, tiba-tiba seluruh ksatria diminta untuk berkumpul.  Aku, Jovan, Renal, dan Don diminta untuk melindungi desa.  Ternyata, Pasukan Telmarine menyerang kerajaan! Untunglah aku dan Don tidak terluka, tetapi Jovan, Renal, dan beberapa rekan terluka berat.  Mereka tertusuk panah racun, dan harus segera diobati.  Don, yang memiliki kebun fir mengobati seluruh rekan dalam waktu singkat! Aku bertambah senang terhadapnya.   Dari 144 kota di Kerajaan Yumirume, hanya 88 yang tersisa.  Sejak tahun 1856 kerajaan sudah mulai diserang.  Saat itulah, orangtuaku berjuang melindungi seluruh kerajaan.  Tapi sayang, mereka gagal, dan kerajaan mulai terpecah satu demi satu.   Aku lahir pada tahun 1848, bersamaan dengan tahun keemasan kerajaan.  Saat itu kerajaan masih tentram, damai, dan aman.  Raja Dominic III, raja ketiga kerajaan berhasil mendamaikan perang dari raja sebelumnya, ayahnya sendiri.  Aku diceritakan oleh nenekku, bahwa setelah matinya Ratu Ramandhu, kerajaan Telmarine, asal ratu kami, mulai menyerang.

Perang kecil tersebut berhasil mengurangi jumlah desa dan kota kami menjadi 62.  26 kota berhasil direbut.  Sungguh mengenaskan, Ksatria Sunemisu meninggal akibat panah yang tertusuk sudah menembus dadanya.  Selamat tinggal pemimpinku, selamat beristirahat dengan tenang.

By Andromeda

Selasa, 3 November 1865

Tak terasa umurku bertambah satu.  Aku senang sekali, dapat diberi kue oleh Pak Cark.  Dia adalah paman dari Don, dan pemasak terhebat di Kitch’n Cook.  Renal, Jovan, dan Don berhasil membuatku kaget (flashmob), apalagi, saat mereka mejahili aku dengan berpura-pura menjadi penarik pajak Telmarine.  Aku juga datang ke makam orangtuaku bersama Don.  Aku sangat bangga pada ayah-ibuku, karena mereka adalah pejuang hebat Kerajaan Yumirume ini.  Hmm…. Tak terasa sudah hampir malam, dan Don belum juga mampir ke rumah..  Sepertinya aku harus tidur sekarang..

By Andromeda

Rabu, 4 November 1865

Hari ini aku dan Renal pergi ke Rumah Kuda Pak Whistle.  Ia meminta aku dan Renal untuk menjaga kuda-kudanya.  Tiba-tiba, datanglah seorang nenek tua berkerudung merah.  Ia meminta roti atau makanan, dan rasanya aneh sekali, saat ia berkata-kata seperti kata-kata penyihir tahun 1400-an.  Saat aku bertanya namanya, ia hanya berbicara tidak jelas! Aku hanya mendengar huruf M.  Aku dan Renal pun segera pamit dari Pak Whistle, lalu pergi ke rumah Jovan.  Tiba-tiba, saat aku berjalan menuju rumah Jovan, nenek berinisial ‘M’ itu membawa sesuatu tongkat di gang seberang! Aku pun langsung berlari ke rumah Jovan.

Di rumah Jovan, kami menyelidiki sejarah penyihir, ksatria, dan kerajaan.  Karena Jovan memiliki banyak koleksi di perputakaannya..

By Andromeda

Kamis, 5 November 1865

Aku bangun dengan terkaget-kaget!  Renal dan temannya menggedor pintu rumahku lalu membangunkanku.  Ternyata, nenek-nenek berinisial ‘M’ itu ditemukan meninggal di dekat hutan.  Ia dikabarkan membawa tongkat sihir!  Aku langsung berganti pakaian, dan pergi menuju Perpustakaan Kerajaan.  Aku pun langsung mencari semua buku yang bertopik sihir.  Tiba-tiba, di buku itu ditemukan foto orangtuaku.  Diantara mereka terdapat seseorang yang bermuka mirip dengan nenek ‘M’ itu.  Ia terlihat bahagia, dengan mata yang sangat mirip dengan ibuku.  Hidungnya mancung, matanya jernih, rambutnya terlihat pirang.  Sedangkan nenek itu berambut putih keabu-abuan.  Sepertinya, jika dugaanku benar, bahwa nenek itu adalah orang yang sama dengan orang yang berfoto dengan orangtuaku!  Foto itu kira-kira diambil pada tahun 1848, Bulan Maret.  Tak terasa air mataku berlinang dari mata

By Andromeda

Jumat, 6 November 1865

Buku harianku tak terasa sudah lumayan banyak.  Wow, tak terasa sudah banyak kisah di buku ini.  Hari ini aku dan Don berkencan di Danau Opal, bersama kudaku dengan kuda Don, Bree dan Rasheeba.  Kami tertawa, saat melihat kedua kuda tersebut tercebur di danau, dan kami dengan cekatan menolong mereka.  Kami lalu pergi menuju rumah Renal, untuk mengajak dia berlatih.  Tak disangka, ternyata ia sedang bermain boneka di kamarnya! Hahaha….

By Andromeda

Sabtu, 7 November 1865

Hari ini sangat lelah! Sudah latihan senam rica-rica ala Sule Island, bersama Bapak Johnny Andrea di Taman Kota.  Asyik sih, karena staminaku cukup kuat untuk berlatih dan gerakannya santai.  Lagunya seperti ini:

Balenggang pata-pata
Ngana pe goyang pica-pica
Ngana pe bodi rica-rica

Cuma ngana yang kita cinta
Cuma ngana yang kita sayang
Cuma ngana suka biking pusing

Ngana bilang kita na sayang

Rasa hati ini melayang jauh…
Ci ija ci ija
Biar kita ngana pe bayang
Biar na biking layang-layang
Cuma ngana yang kita sayang

Balenggang pata-pata

Ngana pe goyang pica-pica
Ngana pe bodi rica-rica

Cuma ngana yang kita cinta
Cuma ngana yang kita sayang
Cuma ngana suka biking pusing

By Andromeda

Minggu, 8 November 1865

Pagi ini, aku pergi membantu Mrs. Whistle membuat vitamin untuk kuda.  Sampai siang hari, aku tetap membantu Mrs. Whistle.  Sore harinya, aku pamit dari Mrs. Whistle setelah makan malam.  Aku dan Jovan lalu pergi ke Gunung Ettismoore untuk berlatih memanah, hingga tengah malam.  Tiba-tiba, Telmarine mencoba membunuh kami!  Bree mencoba melawan, akan tetapi kakinya terkena panah racun!  Jovan lalu memintaku mencari pertolongan dan menyembuhkan Bree di Mr. n Mrs. Whistle’s Stable.  Untunglah, Bree telah memakan vitamin tadi siang!  Ia butuh rawat inap hingga seminggu.  Akan tetapi, pertolongan terlambat.  Kuda milik Jovan sudah tergeletak di pinggir gunung, dan Jovan sudah teracuni dari panah racun.  Api membara di pinggir hutan, dan aku berlari menuju rumah Nyonya Tamarine di hutan pinus.  Malam itu juga, Yumirume telah berkurang jumlah kotanya!

By Andromeda

Senin, 9 November 1865

Hari ini kami berusaha melindungi kota-kota sisa dari penjajahan, yang kini hanya berjumlah 8.  Jovan melindungi Kerajaan Pusat setelah sembuh (Ia sangat mencintai Kerajaan Yumirume!), aku Utara, Don di Timur, dan Renal di Barat.  Sedangkan daerah lain dilindungi oleh Bapak Johnny dan rekan lainnya.  Jovan tertikam pedang di dadanya, sehingga harus pergi ke rumah sakit.  Renal, sahabat sekaligus saudaraku menghilang.  Oh Renal, ke mana engkau pergi?!  Don kini sedang tertidur di lantai karena menemaniku dan Jovan.  Tanganku sedikit sulit menulis karena tertusuk pedang di lengan, sehingga semua cerita tak dapat kutulis di sini hingga tanganku sembuh….  Aku berjanji, akan mencari Renal esok hari!

By Andromeda – Ditulis oleh Don

Selasa, 10 November 1865

Hari ini aku gagal mencari Renal (Oh tidak!)  Aku tak boleh keluar dari Kerajaan hingga kedaan mulai membaik.  Aku lalu pergi ke jembatan Archway di Sungai Cornwall, untuk menyelidiki TKP meninggalnya nenek ‘M’.  Aku menemukan secarik kertas bertulis tangan kuno, yang tak bisa dibaca.  Pasukan Yumirume tiba-tiba mencariku, untuk perlindungan.  Mereka memintaku kembali, agar tidak terlalu jauh dari kerajaan.  Tiba-tiba muncul cahaya merah-kekuningan terbang ke arahku.  Para pasukan seperti membeku, dan tiba-tiba cahaya itu menjadi setongkat sihir milik Nenek yang ternyata bernama Molly! Aku kaget setengah mati, karena Molly adalah penyihir tahun 1400-an (Pelajaran Sejarahku) yang sudah meninggal berabad-abad! Dan kata Renal, ia adalah nenek dari Raja Dominic II, ayah dari Raja Dominic III & IV.  Aku membaca tulisan di tongkat, yang bertuliskan:

Pallescomaramus Molly Ciprone Callistone (Itu yang kuingat)

Setelah waktu kembali normal, aku ke rumah Nyonya Tamarine untuk meminta penjelasan.  Untunglah, Don ikut menemaniku…

By Andromeda – Ditulis oleh Don

 Rabu, 11 November 1865

Tanganku tiba-tiba pulih!  Luka-luka menghilang, sakit dan memar tak terasa lagi, setelah aku pergi dari rumah Nyonya Tamarine.  Ia memberi penjelasan kekuatan tongkat sihir ini.  Molly, nenek buyutku itu ternyata adalah seorang penyihir hebat!  Keren! Tapi, aku sedikit takut, kenapa seorang penyihir yang sudah mati dapat hidup kembali setelah 400 tahun?

Aku lalu pergi menuju Taman Kota bertemu Mr. Cark meminta roti untuk jatah ksatria.  Setelah itu, aku meminta ijin Kerajaan untuk mencari saudaraku yang kucintai, Renal.  Ia menghilang sudah 3 hari!  Keadaan Jovan sudah membaik, setelah berkali-kali masuk Rumah Sakit!  Sungguh kasihan dia, butuh perawatan khusus.  Ke manakah engkau Renal?!!

By Andromeda – Ditulis oleh Don

Kamis, 12 November 1865

Hari ini aku dan Don pergi berkuda ke Hutan Ruby, di dekat Danau Opal.  Kami berusaha mencari Renal, siapa tahu dia kembali..  Tiba-tiba, di seberang danau, dengan hembusan angin yang lembut, terlihat seberkas cahaya menyinari kami berdua.  Kami berdua lalu mendekati cahaya itu, dan melihat, sebuah lubang bercahaya pelangi terselip di balik dedaunan.  Bree dan Cor tiba-tiba terserap ke dalam lubang itu!  Lalu Jovan entah bagaimana tiba-tiba berada di samping kami berdua.  Kami pun langsung masuk ke dalam lubang itu mengejar Bree dan Cor.

Ke manakah Renal Pergi?

Akankah Ksatria Andromeda berhasil menemukan Renal?

Siapakah jati diri Andromeda yang sebenarnya?

Akankah asmara antara Don dan Andromeda menjadi cinta sejati?

~ Bersambung ~

Dear Readers,

Aku menemukan beberapa skrip di gudang usang di belakang rumah

Isinya adalah, biografi lengkap Don, Andromeda, Renal, dan Jovan!

Nantikan di kisah selanjutnya:

Story of Silver White Warriors Part Two: The Silver Sword

Hanya di

Eleazar Evan WordPress Site!

2 thoughts on “Story of Silver White Warriors Part One: The Bronze Shield

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s